Rumah Lebih Hangat Dan Eksotis Dengan Gaya Interior Bohemian

Ternyata gaya bohemian tak hanya populer di dunia fashion saja, melainkan nilai estetika dari pengabungan berbagai seni budaya dan beragam elemen bernuansakan tradisional ini juga dapat di implementasikan ke dalam menata hunian tempat tinggal kamu bersama keluarga tersayang. Gaya yang berasal dari kehidupan kaum hippie ini memiliki ciri khas rustic, vintage di tahun 70-an, tradisional etnik, hingga nomad. Dimana gaya bohemian ini dapat kamu ulik untuk mendekorasi bagian interior rumah kamu agar menarik dan meningkatkan kenyamanan saat menggunakan berbagai ruangan sebagai tempat berkumpul dan bercanda tawa bersama orang-orang tersayang.

rumah bohemian

Menerapkan gaya bohemian dapat dikatakan gampang-gampang susah. Dikatakan gampang jika kita mengetahui cara bagaimana menata hunian dengan gaya bohemian, dan sebaliknya. Nah, bagi kamu yang berencana untuk mendekorasi bagian interior maupun ekterior tempat tinggal kamu bergayakan bohemian. Sebaiknya kamu memperhatikan beberapa langkah berikut ini sebagai pedoman.

  • Eksplorasi Motif

Pattern (motif) merupakan hal yang paling penting dalam menciptakan nuansa bohemian pada rumah kamu. Supaya gaya bohemian dapat tercipta, kamu jangan lupa untuk memasukkan unsur pattern tradisional seperti tribal, unsur paisley, vintage floral, hingga sulur. Terlebih lagi dengan memadukan beberapa warna yang cerah, seperti biru, merah, kuning, akan menyemarakkan penampilan interior ruangan hunian kamu.

  • Kombinasikan Detail Kreatif Nan Indah

eksplorasi motif

Sebagai pertimbangan kamu dalam menciptakan gaya bohemian, kamu juga dapat mengombinasikan berbagai detail seperti tenun, patchwork, dan anyaman yang memang identik dengan gaya kaum hippie ini. Kamu dapat menempatkan beberapa detail tersebut pada beragam furniture, termasuk juga dalam pajangan maupun juga sebagai pendukung hiasan lainnya.

  • Tempatkan Motif Pada Beberapa Ornamen

detail kreatif nan indah

Kamu dapat mengimplementasikan beberapa motif diatas melalui bahan pada cushion, kain, hiasan dinding, gorden, taplak meja, hingga seprei tempat tidur. Sehingga penampilan interior ruangan kamu akan terlihat menarik nan indah, dan tentu gaya bohemian terasa dalam ruangan hunian kamu.

  • Maksimalkan Fungsi Flooring

flooring

Bagian flooring atau lantai juga harus dapat kamu maksimalkan fungsinya, dan ini juga merupakan hal yang penting dalam menciptakan gaya bohemian pada sebuah ruangan. Kamu dapat menggunakan karpet yang dapat menjadi pemanis sekaligus juga sebagai akses yang sangat kuat. Karpet yang digunakan juga harus memiliki beberapa detail motif sebelumnya.

  • Efek Penghijauan

efek penghijauan

Kaum hippie yang merupakan inspirasi terbesar dalam gaya bohemian ini, memiliki kehidupan yang dekat dengan alam. Sehingga, hunian kamu harus memiliki ruang penghijauan. Hal ini selain untuk elemen pemanis, tetapi juga dapat menyegarkan seluruh isi ruangan kamu, dan tentu kualitas udara akan menjadi lebih baik.

  • Aksesoris Vintage

aksesoris vintage

Usang bukan berarti tak layak lagi digunakan, justru barang-barang usang memiliki nilai antik yang tinggi, yang dapat mempercantik interior ruangan rumah. Kamu dapat mengandalkan beberapa barang vintage seperti televisi, plafon, pintu, kayu, dan lain sebagainya.

3 Inspirasi Rumah Bergaya Bohemian

Bumi selalu berputar pada porosnya, begitu pula jarum jam yang selalu berdetak. Terasa begitu cepat waktu berjalan, hingga kini kita hidup di era serba digital dan modern. Saat ini, bermacam-macam kegiatan kita menjadi lebih mudah, efesien, dan efektif. Termasuk pula untuk kita yang memiliki rencana untuk mendekorasi tempat tinggal kita bersama keluarga tercinta. Banyak sekali referensi ragam desain maupun inspirasi hunian yang dapat kita temukan dengan cara yang sangat mudah, yakni melalui media online. Kamu tinggal buka laptop ataupun melalui handphone, dan langsung dapat kamu temukan beragam desain hunian yang dapat kamu terapkan dalam mendekorasi tempat tinggal.

rumah sederhana

Jika kehidupan kamu mendepankan kesederhanaan, desain rumah bergaya bohemian ini sangatlah cocok untuk kamu terapkan. Gaya yang satu ini terinspirasi dari kehidupan kaum Hippie yang memiliki kultur sederhana dan tampil apa adanya, serta sangat dekat dengan alam. Kaum hippie ini juga memegang filosofi yakni hidup dengan kedamaian. Nah, jika kamu tertarik untuk menerapkan hunian bergaya bohemian yang penuh dengan suasana kesederhanaan. Berikut 3 inspirasi desain rumah gaya bohemian yang dapat kamu jadikan pilihan.

  • Rumah Jamur

rumah jamur

Walau namanya rumah jamur, namun hunian yang letaknya di Pittsford, New York, Amerika Serikat ini justru terinpirasi dari bunga. Hunian yang ditawar dengan harga $799 ribu atau setara Rp 8 miliar ini, terdiri dari lima buah bangunan yang saling terhubung satu sama lain. Dimana di setiap bangunan memiliki dua bangunan yang berfungsi sebagai kamar tidur, dan bangunan tengah digunakan untuk ruang bersantai dan dapur, serta bangunan keempat sebagai tempat perapian sekaligus ruang makan. Sedangkan bangunan terakhir yakni kelima, yang merupakan bangunan terkecil, digunakan sebagai teras. Adapun perancang dari hunian jamur yang sebenarnya terinspirasi dari bunga ini adalah Renda Queen Anne.

  • Rumah Hobbits

rumah hobbits

Apakah kamu pernah menonton film yang berjudul Lord of The Rings? Jika pernah menonton film tersebut, pasti kamu tak asing lagi dengan para hobbits, yang merupakan makhluk kerdil yang berbadan pendek. Rumah Hobbits ini dirancang dan didirikan semirip mungkin dengan yang ada di film tersebut. Hunian ini didirikan di sebuah hutan dengan memakan lahan seluas 25 hektar. Rumah Hobbits yang terletak di Vermont ini lengkap dengan kolam dan kebun organik, dimana atap hunian ini terbuat dari jerami.

  • Rumah Bergundukan Rumput

rumah rumput

Rumah yang letaknya di Atlantic Beach, Florida ini dibangun oleh seorang ahli bangunan atau arsitek bernama William Morgan pada tahun 1975 lalu. Hunian ini memiliki konsep hunian duplex, yang dimana memiliki dua ruangan. Dimana masing-masing ruangan tersebut memiliki sepasang kamar tidur dan satu kamar mandi, serta terdapat ruangan kosong seluas 70 m2. Hunian bergundukan rumput ini mirip dengan kerang laut raksasa yang bersembunyi di balik tumbukan pasir.

Rumah Kaum Hippie Terjual Seharga Rp 9,2 Miliar

Budaya Hippie pertama kali muncul di Amerika Serikat, dan sebagian negara Barat, dan secara perlahan tersebar hingga ke seluruh negara belahan dunia. Kata “hippie” ini berasal dari sebuah kata “hip” atau “hipster”. Budaya Hippie ini diperjuangkan oleh para pemuda yang masih berusia belia pada era tersebut. Kaum hippie hadir lantaran disebabkan oleh pemberontakan sosial, spiritual, dan politik yang tengah terjadi di Amerika Serikat pada pertengahan hingga penghujung abad 1960-an.

masyarakat hippie

Kaum Hippie ini merupakan awal dari pewaris sejumlah nilai yang berkaitan dengan countercultural dari Beat Generation, dan membuat perkumpulan antar sesama masyarakat hippie, serta mendengarkan musik beraliran psychedelic rock. Tak hanya itu saja, kaum hippie ini juga menggunakan beberapa obat-obatan seperti ganja, Asam Lisergat Dietilamida (LSD), jamur, dan juga sihir sebagai bahan untuk mengeksplorasi keadaan kesadaran, serta memeluk revolusi seksual.

kaum hippie

Masyarakat hippie ini sejatinya memiliki kehidupan yang jauh dari kata mewah dan elegan. Mereka lebih memilih untuk hidup dengan kesederhanaan. Dimana kehidupan sederhana kaum hippie diwujudkan dengan aksi mereka yang tidak menetap pada satu tempat tinggal, dan lebih suka untuk berpindah-pindah. Bahkan sebuah mobil menjadi tempat tinggal mereka. Adapun kebanyakan mobil yang mereka gunakan adalah mobil Volkswagen Combi, dengan balutan seni dan beragam motif penuh dengan art.

Rumah Kaum Hippie Seharga Rp 9,2 Miliar

zendik farm arts foundation

Masyarakat kaum Hippie kini tersebar di seluru dunia, termasuk di Pegunungan West Virginia. Di lokasi tersebut terdapat satu rumah besar yang menjadi salah satu lokasi komunitas Hippie bertempat tinggal. Rumah kaum yang berkeinginan untuk adanya revolusi di Negeri Paman Sam pada era abad ke 1960-an ini terjual dengan harga yang lumayan fantastis, yakni sebesar 950 ribu dollar Amerika Serikat, atau setara 9,2 miliar rupiah. Rumah yang memiliki area dengan luas 72,8 hektar ini memiliki nama Zendik Farm Arts Foundation di West Virginia.

Perlu diketahui, bahwa Zendik Farm Arts Foundation merupakan tempat bagi seluruh pekerja seni untuk tinggal sekaligus bekerja. Hunian ini terdiri dari tujuh kamar tidur, dan tiga kamar mandi, serta terdapat pula tempat perapian dengan view alam yang sangat memanjakan mata. Sebutan dari grup seniman yang bergaya hippie ini kerapkali disebut sebagai kelompok sekte. Namun para anggotanya menolak dan bersikeras bahwa grup Zendiks ini tidak ada sangkut paut dengan sebuah sekte.

Pembubaran Grup Zendik Farm Arts Foundation?

Seniman

Rumah yang didirikan pada tahun 1990 ini terletak di lokasi yang sangat ideal, baik untuk berburu, berkuda, hingga menjadi tempat untuk perkebunan. Bahkan, disekitar hunian ini terdapat danau pribadi dengan air yang sangat jernih kebiruan. Kini, jika benar-benar rumah tersebut dimiliki orang lain, apakah grup Zendik Farm Arts Foundation akan tetap utuh dan pindah ke tempat yang baru atau justru membubarkan diri.

Ide Rumah Bergaya Gipsy Dengan Sentuhan Jepang

Sebelum kamu mengetahui seperti apa penampakan rumah bergaya gipsy dengan sentuhan Jepang, ada baiknya kamu mengetahui tentang makna gipsy. Hal ini supaya kamu tak hanya mendekorasi hunian kamu dengan gaya gipsy saja, tanpa mengetahui sejarah tema yang kamu terapkan. Namun, saya tidak akan panjang lebar menjelaskan makna kata gipsy, secara singkat saya menjelaskannya. Berikut penjelasan mengenai gipsy.

kaum gipsi

Kita mulai dengan sejarah singkat mengenai kaum Gypsi atau Gypsy yang dimana kaum ini berasal dari Rom. Gipsi sendiri merupakan istilah nama panggilan masyarakat Rom yang berkonotasi negatif. Adapun nenek moyang dari masyarakat ini dapat ditelusuri ke negara India bagian Utara sekitar 1000 tahun yang lalu. Pada abad pertengahan masyarakat ini kerap kali dikucilkan oleh kaum-kaum yang berasal dari daratan Eropa. Pengucilan tersebut terjadi lantaran kaum gipsi penuh dengan kemisteriusan. Lantaran kaum gypsy sering kali tidak diterima, membuat mereka menjadi suka berpindah-pindah, dan bahkan masyarakat gypsy tak suka menetap pada satu tempat dalam jangka waktu yang lama.

Tiny House

Seiring waktu yang terus berjalan, perlahan budaya kaum gipsi berubah, lantaran berbagai pengaruh yang berasal dari luar kaum Rom. Seperti salah satu kebiasaan kaum gipsi yang tak suka menetap di satu tempat, namun sekarang mereka sudah tidak seperti itu dan cenderung tinggal dalam satu tempat dalam jangka waktu yang cukup lama. Ini terbukti di negara Inggris yang rata-rata kaum Rom memiliki rumah tetap, walau masih terdapat beberapa keluarga yang masih mempertahankan budaya nenek moyangnya pada zaman dahulu. Akan tapi, mereka yang masih suka berpindah-pindah akan tetap pulang ke rumah tetapnya jika ada saudara yang menikah. Tak hanya budaya tempat tinggal saja, melainkan juga kebiasaan pernikahan. Dimana dahulu mereka hanya diperbolehkan menikah sesama kaum gipsi. Namun sekarang mereka bebas memilih pasangan, walaupun berbeda kaum.

rumah gypsy

Sekarang beralih pada pembahasan mengenai dekorasi rumah bergaya gipsi dengan balutan modern dan juga sentuhan Jepang. Rumah unik ini didesain oleh seorang arsitektur bernama Joshua bersama Shelley. Hunian yang memiliki luas 224 kaki persegi ini sebenarnya terlihat seperti hunian pada umumnya. Tetapi perbedaannya terletak pada sentuhan-sentuhan sederhana yang disatupadukan, sehingga begitu menarik. Seperti salah satu sentuhan sederhana dengan menggunakan lemari es berukuran biasa yang diletakkan di bawah tangga, dimana dilantai atas terdapat kamar tidur yang minimalis, dan tangga sengaja dipasang secara mengambang.

rumah gypsy

Shelly dan Joshua ini merupakan seorang pecinta dunia perkemahan. Di tahun 2014, tepatnya pada bulan Juni, mereka memutuskan untuk menyederhanakan kehidupan mereka. Berawal dari keputusan tersebut, mereka merencanakan untuk mendirikan tempat tinggal berukuran kecil, dengan memiliki tiga unsur utama, yakni ruang hiburan, lemari dan kulkas yang berukuran besar. Hanya dalam 7 hari saja, mereka berhasil mewujudkan impian tersebut, dengan bantuan rekan-rekannya dari Tiny House.

Inspirasi Kehidupan Kaum Hippies Dalam Menerapkan Hunian

Seluruh orang termasuk diri kita sendiri pastinya berkeinginan untuk memiliki sebuah kehidupan yang tercukupi di masa tua nanti. Segala impian juga ingin kita wujudkan, mulai dari memiliki pasangan hidup yang saling melengkapi sehingga menjadi sempurna, kehidupan yang nyaman dan aman, kendaraan yang mewah (mobil, motor, hingga pesawat pribadi), dan tentunya juga sebuah hunian yang mewah. Namun, tak semua orang menginginkan sebuah kehidupan mewah dengan memiliki beragam barang yang terkesan mahal, termasuk juga tempat tinggal. Ada pula yang berkeinginan untuk memiliki kehidupan yang sederhana, dengan penuh kebahagiaan dan kehangatan. Sementara sebagian lagi memiliki keinginan untuk berkehidupan naturalis, dekat dan menyatu dengan alam.

kaum hippie

Salah satu kaum masyarakat yang tak berkeinginan untuk hidup mewah dan lebih memilih untuk hidup berdekatan dengan alami yakni kaum Hippies. Pada dasarnya, kaum hippies memiliki kehidupan yang berjalan begitu saja, seakan-akan terlihat berantakan. Seperti contohnya terlihat dari cara mereka berpakaian yang terkesan se-enaknya saja, atau rambut yang dibiarkan terus tumbuh hingga panjang, dan para kaum lelakinya memelihara jenggot, sedangkan kaum perempuannya cara menggunakan pakaiannya terlihat kuno yang begitu panjang hingga menyentuh tumit.

kaum hippie

Masyarakat hippies ini juga yang memperkenalkan sebuah gerakan bernama gerakan damai, dan memiliki kesadaran yang terbilang tinggi terhadap lingkungan, serta secara keras menolak akan materialisme dunia barat. Secara umum, mereka memiliki sebuah filosofi yang kuat, yakni hidup dengan kedamaian, dan menganut pola makan yang hanya memakan tumbuh-tumbuhan, dan meditasi zen buddhisme.

Seiring perkembangan waktu, kaum hippies tersebar ke seluruh dunia, dan mendirikan beberapa bangunan untuk tempat tinggal. Secara perlahan, kehidupan mereka mengganggu dan membuat mereka diusir. Namun, peninggalan kaum hippies justru di diterapkan oleh sebagian masyarakat negara barat, termasuk juga cara berpakaian dan tempat tinggal. Sehingga muncul gaya pakaian bohemian yang merupakan ciri khas pakaian kaum hippies.

kaum hippie

Gaya ini justru begitu populer, lantaran memberikan tampilan yang unik, dan menarik, serta terkesan vintage. Tak hanya pakaian saja yang diterapkan oleh masyarakat kaum barat, melainkan juga banyak rumah dengan gaya bohemian bermunculan. Salah satu rumah berikut ini yang dapat kamu terapkan dalam mendekorasi ataupun membangun tempat tinggal.

Rumah Unik

rumah cincinnati

Hunian yang terlihat unik ini memakan waktu hingga 10 tahun dalam pengerjaannya. Seperti penjelasan saya diatas, bahwa kaum hippies tidak menyukai kehidupan yang newah dan lebih menyukai hidup bersatu dengan alam. Hal ini mengispirasi seorang arsitektur asal University of Cincinnati College bernama Terry Brown bersama rekan-rekannya membangun rumah unik tersebut.

rumah cincinnati

Rumah yang terletak di Cincinati, Ohio ini dibangun menggunakan beragam material, mulai dari dinding dan lantai yang berbaha kayu, hingga keramik dan kaca berwarna. Rumah unik ini telah berhasil dijual seharga USD 349.000.

 

Jadikan Ruang Tamu Kamu Senyaman Mungkin Dengan Gaya Bohemian

Seiring dengan perkembangan zaman yang terasa begitu cepat, berbagai hal mengalami perubahan. Namun yang terpenting, kita harus dapat menyesuaikan dengan diri kita sendiri. Sama halnya ketika kita memilih sebuah desain interior untuk hunian. Beragam desain interior saat ini mudah sekali kita temukan dan kita terapkan. Tetapi yang paling penting adalah harus menyesuaikan dengan minat dan karakter kita. Dengan begitu, kita tak perlu ikut-ikutan orang lain dalam menerapkan gaya interior, karena sebuah kenyamanan ruangan yang akan merasakannya adalah kita sendiri sebagai pemilik rumah.

gaya Bohemian

Dari sekian banyak gaya interior yang dapat kita terapkan, salah satunya yakni gaya bohemian. Gaya yang pada awalnya ini terkenal di dunia pakaian, namun seiring perjalanan waktu gaya ini diterapkan juga di dunia interior. Bohemian ini identik dengan unsur vintage, yang sedikit diberi sentuhan art. Dengan menerapkan gaya bohemian ini, tampilan ruangan kita akan terlihat edgy atau chic. Tertarik untuk menerapkan gaya yang mengombinasikan antara unsur warna, motif, dan juga tekstur ini di salah satu ruangan rumah kamu, khususnya di ruang tamu? Jika iya, silahkan simak beberapa langkah berikut ini agar ruangan tamu kamu nyaman digunakan dan memberikan kesan indah bagi para tamu yang silaturahmi ke rumah kamu.

Gunakan Jendela Berukuran Besar

Jendela

Langkah pertama untuk menghidupkan gaya bohemian di ruang tamu kamu, adalah dengan menggunakan jendela yang memiliki ukuran besar. Jendela ini nantinya akan memberikan pencahayaan yang terlihat alami pada pagi hingga sore menjelang. Untuk lebih terlihat natural, sebaiknya kamu menambahkan akses kayu, maupun sejumlah jenis tanaman yang indah.

Kain Dengan Motif Tie-Dye

Kain Tie Dye

Salah satu elemen dekorasi dan merupakan ciri khas dari gaya bohemian, yakni kain dengan motif tie-dye. Kamu dapat mengaplikasikan kain bermotif tersebut di beberapa perabotan rumah kamu sebagai penghias, seperti taplak meja tamu, alas sandaran sofa, atau juga bisa sebagai hiasan pada dinding. Sebaiknya kamu memilih kain motif tie-dye yang tebal sebagai dekorasi rumah. Lantaran pada umumnya motif tie-dye juga terkenal di industri pakaian, yang dimana memiliki material yang sedikit tipis.

Kombinasikan Warna Dan Motif Pada Karpet

Point penting dalam menerapkan gaya bohemian sebagai interior ruang tamu kamu adalah pemilihan karpet. Ada baiknya kamu memilih karpet yang berwarna cerah, atau karpet yang memberikan nilai positif pada ruang tamu.

Bermain Dengan Keramik Dan Batu

Batu Keramik

Untuk memperkuat dekorasi ruang tamu bergaya bohemian, kamu dapat meletakkan beberapa batu cantik pada sebuah nampan keramik, yang diposisikan pada coffee table maupun natural credenza atau pada rak pajangan.

Lilin Sebagai Pelengkap

Lilin

Ciri khas lainnya dari gaya bohemian adalah dengan meletakkan beberapa lilin warna-warni pada gelas kaca. Lilin ini dapat menghadirkan suasana temaram dan intim pada ruang tamu kamu.

Mengenal Lebih Dalam Tentang Rumah Bergaya Bohemian

Dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, memudahkan kita melakukan berbagai hal, mulai dari beraktivitas, berinteraksi, hingga menemukan hal-hal baru. Begitu pula saat kita berencana untuk mendekorasi rumah kita tercinta. Kita dapat mencari berbagai inspirasi desain hunian dengan mudah. Beragam desain dapat kita terapkan, mulai dari desain klasik, vintage, dan modern, hingga meniru beberapa desain rumah di luar negeri. Namun tahukah kamu bahwa saat ini gaya bohemian sedang menjadi bahan pembicaraan di kalangan para desain interior, dan tidak sedikit masyarakat menerapkan desain tersebut untuk mendekorasi rumah mereka. Sebenarnya seperti apa sih gaya bohemian itu? Berikut penjelasan lebih dalam mengenai gaya bohemian.

sederhana

Gaya bohemian ini merupakan istilah yang digunakan untuk para pecinta fashion. Memang pada awalnya gaya yang pertama kali muncul di abad ke-19 ini, identik dengan dunia pakaian. Namun tetapi seiring perkembangan masa, gaya bohemian tak hanya digunakan di dunia fashion saja, tetapi juga diterapkan sebagai desain rumah. Gaya yang tersebar di kawasan Eropa ini, memiliki beberapa ciri khas yang membedakan dengan gaya lainnya, yakni identik dengan kehidupan etnik kaum gipsy. Dimana kehidupan masyarakat tersebut tidak suka menetap dalam jangka waktu lama. Gaya bohemian ini hadir berdasarkan ketidakpastian dan juga ketidakteraturan. Namun walaupun begitu, terdapat beberapa fitur yang merupakan ciri khas dari gaya bohemian seperti sesuatu yang absurd namun tetap memiliki nilai estetis, dan make sense. Untuk menerapkan desain ini, yang harus diperhatikan adalah ide-ide atau pemikiran yang dapat dikatakan mainstream, tidak seperti biasanya, dan out of the box. Berikut beberapa point penting dari gaya bohemian.

Jauh Dari Kata Mewah dan Mahal

barang usang

Gaya bohemian ini dapat dikatakan tidak akan memberikan kesan mewah dalam rumah kamu. Lantaran gaya ini mengedepankan beberapa furnitur yang bernilai murah. Bahkan beberapa barang sehari-hari digunakan untuk mendekorasi rumah, seperti kardus bekas, papar craft, sedotan, toples bekas, bahkan hingga tutup botol, dan berbagai barang-barang lainnya yang merupakan barang tak berguna. Namun walau menggunakan barang bekas, jika pintar dalam menatanya akan terlihat cantik dan chic.

Dinding Memiliki Peran Penting

dinding

Hampir sama dengan gaya-gaya rumah lainnya, dinding memanglah memegang peran yang sangat penting. Tempatkan dengan tepat barang-barang bekas, baik secara digantung, maupun ditempelkan. Misalnya saja, menempelkan cover majalah yang memiliki motif serta bernuansakan bohemian, atau menggantungkan piring-piring, toples, hingga baki.

Penggunaan Barang Usang

bohemian

Barang-barang yang sebelumnya tidak terpakai, dan terlihat usang, dapat dipergunakan untuk mempercantik tampilan gaya bohemian, seperti sofa, radio bekas, jam dinding, lemari bekas, dan lain sebagainya. Terlebih lagi barang-barang usang tersebut memiliki nilai seni yang mahal, dan memiliki kenangan indah pada masa lalu. Sehingga akan mengingatkan kembali memori indah di masa yang telah dilalui.

Unsur Alam

unsur alam

Gaya bohemian ini juga memasukkan berbagai unsur-unsur alam pada dekorasi sebuah ruangan, diantaranya dengan menempatkan tanaman hidup di dalam pot yang diletakkan di sudut-sudut ruangan, dan membuat sebidang taman di halaman belakang, lengkap dengan fasilitas seperti gazebo, kolam ikan, dsb.

 

Berencana Mendesain Ekterior Rumah Gaya Bohemian? Perhatikan 3 Hal Penting Ini!

Mungkin salah satu hal yang paling sulit dalam saat membangun sebuah hunian, adalah menentukan desain ekterior. Semua harus di perhintungkan dan direncanakan sebaik mungkin dan tentu harus secara matang, baik itu dalam pemilihan warna rumah, bentuk, ketahanan dan kualitas bahan bangunan, hingga material yang digunakan, serta pula keseimbangan desain itu sendiri. Tentu hal ini sangat penting dalam mendesain ekterior hunian, agar rumah yang nantinya dibangun sesuai dengan keinginan, dan terlihat begitu sempurna. Nah, agar tampil dengan sempurna, dibutuhkan tenaga ahli, seorang desainer maupun arsitektur.

Adapun yang dimaksud dengan ekterior rumah, yakni dapat dikatakan wajah dari sebuah rumah. Lantaran orang terlebih dahulu melihat visual hunian kita, itulah yang dinamakan dengan ekterior. Sehingga, semakin cantik tampilan sebuah hunian dibagian luar, semakin tinggi pula minat seseorang untuk berencana memilikinya.

Rumah Bohemian

Saat ini beragam gaya ekterior rumah dapat kamu terapkan dalam mendesain tampilan luar hunian kamu. Mulai dari gaya minimalis, klasik, mewah, hingga gaya bohemian. Berbicara mengenai gaya bohemian, gaya ekterior yang satu ini banyak sekali masyarakat yang menerapkannya. Lantaran memiliki keunikan tersendiri yakni memberi kesan kuno modern dengan sedikit sentuhan vintage. Sehingga gaya bohemian ini dapat kamu jadikan pilihan dalam mendesain ekterior rumah kamu, tentu juga agar hunian kamu berbeda dari hunian lainnya dan memiliki kekhasan sendiri.

Nah, jika kamu berencana untuk mendesain ekterior rumah gaya bohemian, namun dengan melakukannya sendiri. Terdapat beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan dan kamu pikirkan, terlebih lagi kamu belum pernah memiliki pengalaman dan kamu juga bukan seorang arsitektur atau seorang ahli dalam mendesain hunian. Setidaknya terdapat tiga hal penting yang harus kamu ketahui sebagai pedoman dalam mendesain ekterior rumah bergaya bohemian, tentu kembali lagi agar sesuai dengan rencana awal.

Hal Pertama: Bentuk dan Simetri Harus Seimbang

Bentuk dan Simentris

Seperti pada umumnya, bahwa keseimbangan antara bentuk dan simetri ini sangatlah penting, supaya desain ekterior rumah mendapatkan hasil yang terbaik. Fasad hunian ini memerlukan bebrapa keseimbangan kedua hal tersebut yang sempurna dan penuh perhitungan yang matang, agar terlihat indah saat di pandang. Rancangan sebuah hunian yang baik merupakan hunian yang memiliki keseimbangan secara proposional. Keseimbangan ini juga memiliki nilai lebih, yakni hunian agar tidak mudah goyah saat terjadi gempa maupun angin.

Hal Kedua: Tekstur dan Material

Tekstur dan Material

Kita terkadang merasa sulit dalam memilih material yang berkualitas, lantaran banyaknya bahan bangunan yang ditawarkan di pasaran. Guna untuk menghindari kesalahan disaat kita memilih tekstur dan material hunian, sebaiknya kita konsultasikan dengan ahli bangunan, atau kita juga dapat mencari referensi dari beberapa orang yang sebelumnya sudah pernah mendesain ekterior rumah. Selain itu, kamu juga dapat mencari referensi melalui media online.

Hal Ketiga: Kombinasi Warna

Kombinasi Warna

Hal terakhir ini juga sangatlah penting, yakni kombinasi warna. Jika kamu salah dalam memilih warna dalam ekterior rumah bergaya bohemian, tentu dapat berdampak begitu fatal pada tampilan luar hunian. Biasanya, rumah yang menerapkan gaya bohemian memilih warna yang cerah, seperti merah, biru mudah, dsb.

Hidupkan Gaya Bohemian Di Rumah Kamu

Rumah merupakan sebuah bangunan yang kita gunakan sebagai tempat tinggal, dan menjalankan berbagai aktivitas setiap waktunya, serta dapat menjaga diri kita beserta seluruh anggota keluarga dari segala pengaruh lingkungan. Sehingga kita setiap harinya tentu berada di dalam hunian. Dengan begitu, kita lama-lama akan merasa bosan dengan gaya hunian yang kita terapkan. Dengan kata lain, kita harus mengganti gaya rumah kita agar terlihat lebih segar, dan tentu kita akan merasa jauh lebih nyaman dan tenang dari sebelum-sebelumnya. Nah, banyak gaya hunian yang dapat kamu terapkan, salah satunya bergaya bohemian. Gaya yang satu ini menggambarkan nilai keindahan dengan berbagai hal terkait seni, dan sedikit sentuhan gaya vintage khas para pengembara gipsi. Terlebih lagi, gaya bohemian saat ini tengah menjadi tren, lantaran begitu unik dan mudah dalam menerapkannya di berbagai ruangan.

Rumah Bohemian

Sekilas tentang pengembara gipsi, yakni merupakan istilah yang digunakan untuk para masyarakat Rom. Saat ini keberadaan akan orang Rom masih dianggap sebagai kumpulan orang yang nomanden, walaupun faktanya bahwa sekarang ini sudah tinggal dalam hunian tapak. Penyebaran masyarakat ini sangatlah luas, tak hanya di Eropa bagian Selatan maupun Timur saja, tetapi juga di benua Timur Tengah hingga Amerika.

Nah, bagi kamu yang ingin berencana untuk menerapkan gaya bohemian sebagai dekorasi rumah kamu. Silahkan simak beberapa tips berikut ini, yang tentunya dapat menjadi pedoman kamu dalam menciptakan suasana baru di rumah. Berikut penjelasannya.

Tips Pertama: Cat Rumah Ala Negeri Spanyol

Warna Cat Rumah Bohemian

Untuk menciptakan suasana rumah bergaya bohemian, sebaiknya kamu mengganti warna cat kamu berwarna merah khas seperti rumah-rumah yang berada di Spanyol. Dengan warna ini, akan memberikan kesan hangat. Untuk lebih terasa suasana bohemian, sebaiknya kamu menambahkan beberapa dekorasi artistik, seperti meja lingkaran, ataupun tengkorak banteng. Terasa lebih lengkap lagi jika kamu menambahkan tempat perapian.

Tips Kedua: Furniture Etnik

Setelah kamu mengecat warna rumah kamu, tentunya sekarang kamu juga harus merubah berbagai furniture dengan sedikit sentuhan etnik, seperti beragam perabotan rumah bergaya Meksiko dan Maroko, yang dikenal akan keunikan dan memiliki pola-pola khas. Kamu juga dapat memadukan dengan gaya etnik lainnya seperti motif bunga-bunga ala Native America.

Tips Ketiga: Ruang Makan Sebagai Galeri Pribadi

Galeri Pribadi

Supaya lebih terasa akan nuansa bohemian seperti masyarakat gipsi, sebaiknya kamu menjadikan ruang makan sebagai galeri pribadi kamu.  Tambahkan beberapa elemen benda-benda artistik ala Maroko ataupun ala Betawi seperti lampu gantung. Tentu, kamu harus menggunakan peralatan makan dengan gaya vintage, dan gunakan meja berbahan kayu yang memiliki warna cokelat gelap.

Tips Keempat: Tambahkan Souvenir Luar Negeri

Souvenir

Jika kamu seorang traveller yang suka bepergian keluar negeri, maka sebaiknya kamu membeli berbagai peralatan maupun souvenir khas dari negara yang kamu kunjungi. Souvenir-souvenir tersebut dapat kamu pajang di sejumlah ruangan. Ini tentunya akan menjadi nilai plus dan menambah keindahan, serta dapat membangkitkan kenangan.

Ternyata Gaya Bohemian Juga Dipakai Sebagai Desain Interior Rumah

Gaya bohemian merupakan sebuah istilah untuk para pencinta fashion. Gaya yang pertama kali hadir pada abad ke-19 di bagian wilayah Eropa ini, memiliki ciri khas dengan hal-hal yang berkaitan dengan vintage, dan berbau agak berbeda atau ‘melenceng’. Sehingga tak heran jika gaya yang satu ini menggambarkan sebuah kelompok yang memiliki hobi kesenian. Adapun kesan yang akan terlihat jika menerapkan gaya tersebut untuk penampilan kita, yakni kita akan terlihat chic atau edgy. Namun gaya bohemian identik dengan pakaian, namun tetapi tahukah kamu bahwa gaya tersebut juga dapat diterapkan sebagai interior rumah. Terbukti bahwa sebagian masyarakat telah mendesain tempat tinggalnya dengan gaya bohemian.

Gaya Bohemian

Gaya yang identik dengan gipsi ini, penuh akan warna, dan juga berkombinasi antara gaya vintage, hippies, dan gaya etnik. Untuk kamu yang memiliki kepribadian unik, yang dimana kamu tidak terlalu mengutamakan kenyamanan, dan juga tidak terlalu menyukai sesuatu yang sifatnya mononton atau konvensional, gaya bohemian ini cocok untuk kamu terapkan dalam desain interior rumahmu. Dekorasi ini memberikan kesan artistik, dan menggambarkan sang pemilik berjiwa bebas. Walaupun interior bergaya bohemian terlihat nampak berantakan dan tak rapi, namun tetapi interior ini mengedepankan unsur santai dan kehangatan. Bagi kamu yang tertarik menerapkan gaya bohemian sebagai desain interior rumah kamu, berikut tiga ide interior yang dapat kamu terapkan.

Tie Dye dan Suzani

Tie Dye dan Suzani

Motif tie dye atau dalam bahasa Indonesianya berarti ikat celup ini, menghadirkan ruangan yang terlihat semarak, dengan aneka warna yang meriah dan cenderung terkesan abstrak. Motif yang pertama ini dapat kamu terapkan ada bantal sofa, karpet, seprai, maupun karpet, dan lain sebagainya. Senada dengan motif tie dye, motif suzani yang terkenal dengan desain buah-buahan, burung, bulan dan matahari, daun, bunga-bunga dan juga ikan ini, merupakan tekstil dekoratif yang berasal dari sebagian besar wilayah negara di Asia Tengah.

Beaded Curtain

Beaded Curtain

Tak hanya manik-manik saja yang dapat kamu gunakan untuk menerapkan desain yang satu ini. Kamu juga bisa menggunakan untaian payet, kaca, kristal, mutiara, dan lain sebagainya. Adapun untaian ini dapat kamu gunakan sebagai pembatas ruangan. Selain terlihat menarik dan bentuknya tak seperti kain saat diterapkan sebagai penutup, bunyi-bunyi yang dihasilkan akan memberikan kesan yang berbeda.

Berbagai Pola

Berbagai Pola

Ciri khas dari gaya bohemian salah satunya yakni lebih dari satu pola yang diterapkan dalam sebuah ruangan. Namun jangan sembarangan kamu menggabungkan berbagai pola, agar hasilnya tak berlebihan, dan tentu saja indah saat dipandang. Sebagai contoh, jika kamu menerapkan karpet pada lantai bermotif bunga-bunga, maka di bagian dinding sebaiknya tidak bermotifkan yang memiliki gambar berukuran besar.