Ternyata Gaya Bohemian Juga Dipakai Sebagai Desain Interior Rumah

Gaya bohemian merupakan sebuah istilah untuk para pencinta fashion. Gaya yang pertama kali hadir pada abad ke-19 di bagian wilayah Eropa ini, memiliki ciri khas dengan hal-hal yang berkaitan dengan vintage, dan berbau agak berbeda atau ‘melenceng’. Sehingga tak heran jika gaya yang satu ini menggambarkan sebuah kelompok yang memiliki hobi kesenian. Adapun kesan yang akan terlihat jika menerapkan gaya tersebut untuk penampilan kita, yakni kita akan terlihat chic atau edgy. Namun gaya bohemian identik dengan pakaian, namun tetapi tahukah kamu bahwa gaya tersebut juga dapat diterapkan sebagai interior rumah. Terbukti bahwa sebagian masyarakat telah mendesain tempat tinggalnya dengan gaya bohemian.

Gaya Bohemian

Gaya yang identik dengan gipsi ini, penuh akan warna, dan juga berkombinasi antara gaya vintage, hippies, dan gaya etnik. Untuk kamu yang memiliki kepribadian unik, yang dimana kamu tidak terlalu mengutamakan kenyamanan, dan juga tidak terlalu menyukai sesuatu yang sifatnya mononton atau konvensional, gaya bohemian ini cocok untuk kamu terapkan dalam desain interior rumahmu. Dekorasi ini memberikan kesan artistik, dan menggambarkan sang pemilik berjiwa bebas. Walaupun interior bergaya bohemian terlihat nampak berantakan dan tak rapi, namun tetapi interior ini mengedepankan unsur santai dan kehangatan. Bagi kamu yang tertarik menerapkan gaya bohemian sebagai desain interior rumah kamu, berikut tiga ide interior yang dapat kamu terapkan.

Tie Dye dan Suzani

Tie Dye dan Suzani

Motif tie dye atau dalam bahasa Indonesianya berarti ikat celup ini, menghadirkan ruangan yang terlihat semarak, dengan aneka warna yang meriah dan cenderung terkesan abstrak. Motif yang pertama ini dapat kamu terapkan ada bantal sofa, karpet, seprai, maupun karpet, dan lain sebagainya. Senada dengan motif tie dye, motif suzani yang terkenal dengan desain buah-buahan, burung, bulan dan matahari, daun, bunga-bunga dan juga ikan ini, merupakan tekstil dekoratif yang berasal dari sebagian besar wilayah negara di Asia Tengah.

Beaded Curtain

Beaded Curtain

Tak hanya manik-manik saja yang dapat kamu gunakan untuk menerapkan desain yang satu ini. Kamu juga bisa menggunakan untaian payet, kaca, kristal, mutiara, dan lain sebagainya. Adapun untaian ini dapat kamu gunakan sebagai pembatas ruangan. Selain terlihat menarik dan bentuknya tak seperti kain saat diterapkan sebagai penutup, bunyi-bunyi yang dihasilkan akan memberikan kesan yang berbeda.

Berbagai Pola

Berbagai Pola

Ciri khas dari gaya bohemian salah satunya yakni lebih dari satu pola yang diterapkan dalam sebuah ruangan. Namun jangan sembarangan kamu menggabungkan berbagai pola, agar hasilnya tak berlebihan, dan tentu saja indah saat dipandang. Sebagai contoh, jika kamu menerapkan karpet pada lantai bermotif bunga-bunga, maka di bagian dinding sebaiknya tidak bermotifkan yang memiliki gambar berukuran besar.

Comments are Disabled